♣   SMSLaporBupati di 085.6000.8070.9  ♣  

Pemkab. Tegal Raih Opini WTP BPK RI

2017-06-09 09:56:25


KET FOTO : Bupati Tegal menerima Hasil Penilaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dari BPK


Setelah empat belas tahun penilaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), baru tahun ini Pemerintah Kabupaten Tegal berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Artinya, Pemerintah Kabupaten Tegal dinilai telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak material dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan. Demikian informasi ini diperoleh sesaat setelah penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2016 di Gedung BPK RI Perwakilan Jawa Tengah di Semarang Rabu (7/6) sore lalu.
Ditemui usai acara, Bupati Tegal Enthus Susmono menyatakan kepuasannya. "Capaian ini tidak terlepas dari kerjasama dan kerja keras semua pihak dalam menyajikan informasi keuangan daerah berdasarkan empat kriteria, yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern", katanya. Enthus menambahkan, sejak tahun 2002 sampai 2015 laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tegal selalu mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian dan sekali saja di tahun 2008 Disclaimer, dimana auditor BPK menolak memberikan pendapat.
Menurut Enthus, salah satu aspek yang menjadi ganjalan selama ini adalah pengelolaan aset tetap milik Pemda. "Alhamdulillah, dari temuan BPK soal keberadaan aset tersebut, Rp. 49 miliar berhasil kita telusuri dan tindaklanjuti. Tinggal Rp. 6 miliar saja yang akan kami kejar penuntasannya, terutama soal keberadaan aset tanah", katanya.
Selain mengapresiasi kinerja Sekda beserta jajarannya, Bupati Tegal juga menyampaikan terimakasih kepada para Kades yang ikut serta membantu memperlancar proses pensertipikatan tanah yang dulunya milik desa menjadi milik Pemda karena sudah digunakan untuk fasilitas umum seperti sekolah, pasar, bangunan irigasi dan lain sebagainya.
Enthus mengakui, proses penelusuran aset ini tidaklah mudah, karena permasalahan tersebut ada yang muncul sejak puluhan tahun lalu atau sebelum sistem pengendalian intern berjalan baik, sehingga celah penyalahgunaan wewenang bisa saja terjadi. "Buktinya, ada aset milik kita yang beralih tangan ke orang pribadi atau lembaga lain", ungkapnya. Oleh sebab itu, sejak masa kepemimpinannya, reformasi birokrasi ia kedepankan dalam misi pembangunan jangka menengah Kabupaten Tegal Tahun 2014-2019. "Setelah organisasi inspektorat kita perkuat, sistem pengelolaan aset pun saya kejar untuk dibenahi, ditata dan ditertibkan. Tidak lain dan tidak bukan karena aset atau barang milik daerah tersebut dibeli dengan uang rakyat, jadi ya harus kita amankan dan pelihara dengan baik", imbuhnya.
Sembari menikmati hidangan berbuka puasa, Enthus menyampaikan, meskipun BPK memberikan opini WTP, bukan jaminan penggunaan APBD Kabupaten Tegal terbebas dari tindak pidana korupsi. "Ini hanya soal kewajaran penyajian laporan keuangan yang dilengkapi dengan bukti dan data dukung yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan", katanya.
Ditanya soal nilai tambah bagi Pemda yang meraih Opini WTP, Enthus mengatakan, sebagaimana pengalaman pemerintah kabupaten atau kota lain, pihaknya akan menerima dana insentif daerah berupa penambahan Dana Alokasi Umum yang besarannya akan ditentukan oleh Pemerintah Pusat.
Sementara Sekda Kabupaten Tegal dr. Widodo Joko Mulyono yang turut hadir mendampingi bupati menandaskan agar temuan BPK pada Laporan Hasil Pemeriksaan ini harus segera ditindaklanjuti. "Prestasi ini adalah hasil kerja keras banyak pihak, harus dipertahankan. Jangan sampai ada SKPD yang menghambat" tegasnya. Meski sudah tidak menjadi catatan temuan BPK, pihaknya akan terus memantau laporan pertanggungjawaban pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar tidak menjadi penghambat akuntabilitas laporan keuangan daerah seperti kejadian tahun 2015 lalu. Sejalan dengan itu, Joko menegaskan agar kepala desa juga segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban belanja transfer bantuan keuangan dana desa kepada Bupati Tegal.
Tampak hadir pula Inspektur Kabupaten Tegal BK. Aribawa yang menyampaikan informasi bahwa setelah ini, pihaknya bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tegal akan melakukan sensus pencatatan dan inventarisasi barang daerah untuk disinkronkan dengan data aset pada SIMDA Barang Milik Daerah. "Kedepan, kegiatan audit BPK RI untuk tujuan tertentu akan kami dorong fokusnya pada sistem pengelolaan barang milik daerah", katanya.  [@tik]

 

Berita Pilihan

Bupati Enthus Rotasi 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

SLAWI - Bupati Tegal, Enthus Susmono, kembali melantik 2 (dua) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau setara Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal di Ruang Rapat Nusantara Gd. Amartha Lt. 2 Setda Kab. Tegal, Kamis (15/6). Dua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Tim Keamanan Pangan Kab. Tegal Temukan Bakso Mengandung Boraks

LEBAKSIU - Tim Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT)  Kabupaten Tegal kembali melakukan inspeksi untuk mencegah beredarnya makanan yang berbahaya agar tidak di konsumsi oleh masyarakat. Rabu (14/6) Tim SKPT melakukan pemeriksaan keamanan pangan di Pasar Tradisional Lebaksiu.

Wakil Bupati Tegal Pimpin Rakor Jelang Lebaran

SLAWI - Wakil Bupati (Wabup) Tegal, Dra. Umi Azizah, menghadiri sekaligus memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) persiapan pengamanan lebaran tahun 2017. Acara bertempat tersebut berlangsung di ruang rapat Bupati Tegal, Senin (12/6).

Tarhim Ramadhan, Bupati Enthus Bantu Masjid Dan Santuni Yatim

TARUB - Kegiatan Tarawih Silaturahim (Tarhim) Bupati Tegal bersama Forum Muspida dan para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Tegal selama bulan Ramadhan 1438 H diisi dengan pemberian bantuan kepada Masjid dan santunan kepada anak yatim.

Pemkab. Tegal Raih Opini WTP BPK RI

Setelah empat belas tahun penilaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), baru tahun ini Pemerintah Kabupaten Tegal berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Berita lain

Tanggal berita : 2017-06-22 15:31:17

SLAWI - Wakil Bupati Tegal, Dra. Umi Azizah,  melantik 45 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Pendopo Amangkurat yang dihadiri para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal, Kamis (22/6).

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-22 15:29:17

SLAWI - Upaya mendukung operasi kemanusian Ramadniya Candi 2017 (ORC) dalam rangka Pengamanan Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1438 H, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal menerjunkan ratusan anggota Pramuka yang ditempatkan di titik rawan macet. Hal itu untuk mengemban tugas tugas penyeberangan dan titik perlintasan KA tanpa palang pintu serta jalur padat di wilayah pantura dan selatan.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-21 15:48:11

SLAWI - Bulan Suci Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk berbagi dan melakukan Aksi Sosial kepada sesama. Seperti halnya yang dilakukan Saka Bakti Husada dan Pramuka Peduli Kwarcab Tegal dengan menggandeng UTD PMI Kab. Tegal menggelar Aksi Donor Darah sukarela. Aksi Peduli tersebut digelar di Klinik Pratama Nurbani Slawi, Selasa (20/6).

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-20 14:13:59

SLAWI - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan, empat produk mi instan asal Korea positif mengandung fragmen DNA spesifik babi. Keempat produk tersebut, yakni Samyang dengan nama produk U-Dong, Nongshim dengan nama produk Shin Ramyun Black, Samyang dengan nama produk Mie Instan Rasa Kimchi, dan Ottogi dengan nama produk Yeul Ramen.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-20 14:11:25

SLAWI - PMI Kabupaten Tegal menggelar pelatihan penyegaran pertolongan pertama bagi petugas ambulan PMI, Minggu (18/6).

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-20 13:10:11

LEBAKSIU - Kegiatan Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) Tim II Wakil Bupati Tegal bersama Forum  Kompimda dan para kepala OPD dilingkungan Pemkab Tegal selama bulan Ramadhan 1438 H diisi dengan pemberian bantuan kepada Masjid dan santunan kepada anak yatim. Seperti halnya pada tarhim Forkompimda bersama masyarakat Kecamatan Lebaksiu yang bertempat di Masjid Al-Madinah, Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu, Kamis (15/6/2017).

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-19 15:35:59

SLAWI - Dalam rangka ciptaTramtibum selama bulan suci Ramadan 1438 Hijriyah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat), Jumat (16/6) malam.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-16 11:07:52

Kepala  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal, Drs. Agus Subagyo, MM, didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kab. Tegal dan pihak PT. Waskita melakukan pantauan lokasi jalan tol fungsional (JTF) ruas Brebes-Pemalang, Kamis (15/6), dari Pintu Tol Brexit hingga wilayah Kecamatan Warureja sepanjang 33 Km.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-16 09:21:27

SLAWI - Bupati Tegal, Enthus Susmono, kembali melantik 2 (dua) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau setara Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal di Ruang Rapat Nusantara Gd. Amartha Lt. 2 Setda Kab. Tegal, Kamis (15/6). Dua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2017-06-15 16:02:36

SLAWI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Tegal menjaring Sepuluh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam razia yang digelar pada Ramadhan tepatnya Rabu (14/6) lalu. Mereka kedapatan sedang berada diluar kantor pada jam kerja/dinas. Razia ini dilakukan di sejumlah tempat keramaian dan pusat perbelanjaan diwilayah Kabupaten Tegal.

Detail berita »

 

1 2 3 4 5 6 next »

Harga Kebutuhan

Harga kebutuhan berdasarkan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal adalah :

Beras IR 64 ( kw premium ) : 10.350 / Kg
Beras IR 64 ( kw medium ) : 9.350 / Kg
Gula Pasir Kristal ( kw medium ) : 12.500 / Kg
Minyak Goreng Curah (tanpa merek) : 28.000 / Liter
Minyak Goreng merk Bimoli (botol) : 14.700 / Liter

Daftar Harga lengkap...

Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal
Update : Senin, 12 Juni 2017