♣   Gabung dengan akun facebook, twitter, dan youtube kami : klik 'Link'.  ♣  

MAAF, INILAH KADO HUT KABUPATEN TEGAL KE-410 (Semacam Penjelasan Terbuka)

2011-05-19 10:10:35

 


HARI ini, Rabu 18 Mei 2011, Kabupaten Tegal genap 410 tahun. Sebagai bagian dari tlatah yang dibangun oleh Ki Gede Sebayu, tentu saja kita layak mensyukurinya. Bahwa bertambahnya usia ini, semoga segaris lurus dengan kualitas kematangannya, sebagai jalan menuju kesejahteraan sebagaimana menjadi cita-cita para pendiri Kabupaten Tegal.


Adalah sebuah kehormatan, bahwa sebagai Kepala Daerah, Bupati Tegal, saya masih memiliki kesempatan untuk menyelenggarakan dan merayakan Hari Jadi kita. Maka izinkan saya mengucap syukur sekaligus ungkapan terima kasih yang dalam untuk masyarakat Kabuipaten Tegal dari segala unsur dan golongan, yang telah bersama-sama menjaga kelestarian tlatah kita tercinta sesuai kapasitas masing-masing.


Kedua, melalui momen ini pula, secara khusus saya ingin menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kabuipaten Tegal, bahwa pada HUT Kabuipaten Tegal yang ke-410 ini,, saya justru memberikan kado yang bisa cukup membuat malu Anda semua sebagai bagian dari komunitas Kabuipaten Tegal. Sebab sejak 20 september 2010 lalu, Kejati Jawa Tengah menetapkan saya sebagai tersangka kasus jalan alternatif lingkar Kota Slawi (Jalingkos) tahun 2006-2007. Saya diduga telah menjadi aktor intelektual penyimpangan hingga mengakibatkan kerugian negara Rp 3,955 miliar.


Seperti yang diberitakan media selam ini, dasar penetapan ini didasari oleh sebuah testimoni dari dua terpidana Jalingkos, Edy Prayitno dan Budi Haryono di fakta persidangan mereka medio 2009 lalu. Atas dasar ini pula Kejati menetapkan dua sangkaan korupsi atas saya. Pertama, saya diduga telah menggunakan uang APBD Tahun 2006 Jalingkos sebesar Rp 1,73 miliar untuk kepentingan pribadi. Kedua, sebagai Bupati saya diduga telah memerintahkan Edy Prayitno dan Budi Haryono untuk mengalihkan pinjaman daerah tahun 2007 untuk kepentingan pengadaan tanah Jalingkos, yang semestinya masuk ke kas daerah menjadi rekening pribadi Budi Haryono. Dari pinjaman yang dicairkan Bank Jateng Cabang Slawi sebesar Rp 3,395 miliar, saya pun diduga telah menggunakan sebesar Rp 2,225 untuk kepentingan pribadi.


Maka surat terbuka ini tidaklah dimaksudkan sebagai upaya pembelaan diri atas status saya sebagai tersangka, ataupun menginventarisasi proses hukum yang sedang saya jalani. Penjelasan ini adalah jawaban saya selaku Kepala Daerah guna memberikan pertanggungjawaban atas program pembangunan yang selama ini dijalankan. Saya tidak ingin meninggalkan beban masalah kepada masyarakat, karena bagaimanapun status Bupati Tegal yang melekat pada diri saya, adalah sebuah simbol daerah. Kedua, secara khusus ini pun sebagai jawaban atas permintaan DPRD Kabuipaten Tegal selaku institusi wakil rakyat. Seperti juga diberitakan media, DPRD mempersoalkan perihal tata kelola aset Kabuipaten Tegal dan terutama menyangkut mangkraknya pembangunan Proyek Jalingkos.


Kronologi Proyek Jalingkos


Proyek pembangunan jalan lingkar Kota Slawi (Jalingkos) dimulai dengan Study Visibility Bappeda Tahun 2005. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menindaklanjuti dengan pembuatan Detail Engeneering Design (DED) tahun 2006. Atas dasar ini, melalui penerbitan SK, Bupati menetpakan:


1.       Pembentukan Panitia Pengadaan Tanah dan Tim Penilai Harga Tanah


2.       Penetapan Lokasi


3.       Penetapan Pengelola Kegiatan Pengadaan Tanah Jalingkos:


Pengguna Anggaran                  : Sekda (Hery Soelistiawan)


Pjbt Pembuat Komitmen            : Kabag Keagrariaa (Edy Prayitno)


Pembantu Pemimpin Keg           : Kasubag Pengadaan Tanah Bag Keagrariaan (Budi Haryono)


Pemegang Kas Pembantu          : Suparto, S.Pd


 


Masyarakat Penerima ganti rugi keberatan menendatangani pelepasan hak sebelum dibayarkan. Maka Edy Prayitno mengajukan ijin pengalihan pembayaran Beban Tetap (BT) menjadi Pengisian Kas (PK) ke Sekda. Lalu, Sekda membuat nota dinas ke Bupati Cq kepala BPKAD (26 Juni 2006). selanjutnya, BPKAD melakukan kajian u bahan pertimbangan Bupati. Dan Bupati akhirnya menyetujui (13 Juli 2006).


Atas persetujuan tersebut, selaku Kabag Keagrarian, Edy Prayitno mengajukan anggaran u perkiraan keg pengadaan tanah Jalingkos Rp 8.050.000.000 (1 Agustus 2006). kepala BPKAD mengeluarkan Ssurat Perintah Membayar (SPM) (2 Agustus 2006).


Pemegang Kas Pengelola Kegiatan Pengadaan Tanah Jalingkos Kabupaten Tegal Sdr. Cahyono, mengambil uang di Bank Jateng Cabang Slawi sebesar Rp 8 miliar tersebut, guna kegiatan pembayaran ganti rugi tanah di wilayah timur, bulan Agustus sampai dengan bulan September 2006 untuk Desa Trayeman, Procot, Kendal Serut, Curug, Dukuh Sembung, Kagok , Penusupan serta Desa Dukuh Salam (2 Agustus 2006).


Oleh Cahyono, uang tersebut justru dibagikan ke:


1.       Suparto Rp 1  miliar (4 Agustus 2006)


2.       Edy Prayitno Rp 2 miliar (14 Agustus 2006)


3.       Edy Prayitno Rp 1 miliar (13 September 2006)


4.       Budi Haryono Rp 1 miliar (21 September 2006)


5.       Budi Haryono Rp 1,1 miliar (Oktober 2006)


6.       Edy Prayitno Rp 1,9 miliar (28 Oktober 2006)


 


(Semestinya uang ini diserahkan sepenuhnya ke Suparto selaku Pemegang Kas Pembantu. Namun penyerahan uang ini beserta kronologi waktunya sekaligus menjawab kesaksian istri Edy Prayitno, Ariyani Wulandari di fakta persidangan soal aliran dana Jalingkos, yang menyatakan tanggal 1, 4, 7, 8 dan 10 Agustus saya dan istri saya menggunakan uang Jalingkos).


Hingga akhir tahun anggaran 2006, dan yang terserap di Sekretariat Daerah berkaitan dengan kegiatan Proyek Jalingkos adalah sebesar Rp 8 miliar. Karenanya, di Tahun angaran 2007  Sekretariat Daerah menerima luncuran anggaran untuk Jalingkos ini sebesar Rp 7 miliar.


Untuk menunjang pengadaan tanah Jalingkos, Pemerintah  Kabupaten Tegal melakukan pinjaman daerah ke Bank Pembangunan Daerah Jateng/Bank Jateng Cabang Slawi sebesar Rp 5.000.000.000,- (Lima miliar rupiah).


Kronologi Pinjaman Daerah


Bupati melayangkan surat pengajuan pinjaman ke Bank Jateng nomor 581/0223 tanggal 29 Januari 2007. Setelah proses uji kelayakan, Bank akhirnya menyetujui melalui suratnya nomor 0148/DK.02.01/035/2007 tanggal 7 Februari 2007.


Edy Prayitno dan Budi Haryono meminta pencairan tunai, sebagaiman terungkap dalam surat mereka berdua, tertanggal 15 Maret 2007, 23 April 2007. Bank Jateng menolak pencairan tunai, karena transaksi akan sulit terlacak. Maka Edy dan Budi Haryono pun rembugan di Bank Jateng. Lalu, Pimpinan Bank Jateng Sugiyanto menawarkan agar pinjaman daerah tersebut masuk ke rekening Budi Haryono. Usul ini disepakati mereka bertiga.


Pencairan tahap I sebesar Rp 500 juta pada 23 Februari 2007. Pencairan dilakukan hanya dengan dasar slip penarikan yang telah mereka tanda tangan Bupati, namun tanpa disertai surat kuasa ataupun surat perintah Bupati.


Pencairan tahap II sebesar Rp 1,4 miliar tanggal 15 Maret 2007. Pencairan kedua ini akhirnya mengikuti pola pencairan pertama. Surat pencairan pun tanpa nomor dan tidak terregistrasi di Sekretariat.


Pencairan tahap III sebesar Rp 1,5 miliar tanggal 23 April 2007. pencairan ketiga ini pun mengikuti pola pencairan pertama. Surat ini pun tanpa nomor dan tak terregistrasi di Sekretariat.


Baik tahap kedua maupun ketiga tetap dicairkan Bank Jateng, meski peruntukannya di luar kepentingan Jalingkos, melainkan untuk pengadaan tanah di rest area Margasari dan terminal type C di Desa Balamoa


Kec. Pangkah Kab. Tegal, namun pihak Bank Jateng tetap mencairkannya.


Sikap dan Langkah Pemda


Bahwa sejak ditetapkannya Bupati Tegal sebagai tersangka, Pemkab Tegal telah mengambil sejumlah sikap dan langkah-langkah guna kejelasan kasus hukum, terutama menyangkut sangkaan atas Bupati, Pertama, sangkaan mark up senilai Rp 1,73 miliar nyata-nyata telah menjadi putusan hukum tetap di PN Slawi, maupun putusan inkrah MA. Kedua, sangkaan soal korupsi senilai Rp 2,24 miliar pun menjadi gugur, oleh sebab pinjaman daerah tahun 2007 itu telah dinyatakan lunas oleh Bank Jateng.


Terkait dugaan pengalihan pinjaman daerah ke rekening pribadi, Pemkab telah melayangkan tiga surat ke Bank Jateng yang berisi permohonan klarifikasi.


1.       Surat Nomor 900/2105 tanggal 5 Oktober perihal permohonan data


2.       Surat Nomor 900/3122/2010 tanggal 12 Desember 2010 perihal permohonan klarifikasi dan audiensi pihak Bank Jateng dengan Pemda Kabupaten Tegal


Terkait dengan surat kedua ini, pihak Bank Jateng akhirnya memenuhi permohonan, yang direalisasikan dalam kegiatan audiensi antara Pemkab dengan Bank Jateng, yang menghadirkan mantan Pimpinan Cabang Bank Jateng Slawi, Sugiyanto bertempat di ruang kerja Bupati Tegal pada 26 Januari 2011. Nama yang disebut terakhir berstatus sebagai Pimpinan Cabang Bank Jateng tahun 2007. Sementara dari pihak Pemkab diwakili oleh Bupati H Agus Riyanto S.Sos, MM, Wakil Bupati HM Hery Soelistiawan SH, MHum, Sekda, Kepala BPKAD, Kepala Inspektorat Kabupaten Tegal, dan yang lainnya.


Hasil dari audiensi ini, yang didokumentasikan dalam bentuk video compact disc, memeperlihatkan bagaimana proses peminjaman, pencairan hingga pengalihan ke rekening pribadi, dana talangan sebagaimana dimaksud di atas.


Sebagaimana dijelaskan oleh saudara Sugiyanto. Dari video ini jelas sekali bahwa proses pengalihan tersebut adalah hasil rembug antara Edy Prayitno dan Budi Haryono serta Sugiyanto.


3.       Atas dasar beberapa kejanggalan di atas, Pemkab kembali melayangkan surat ke Bank Jateng nomor 180/0528/2011 tangga 7 Februari 2011 perihal permohonan penjelasan secara tertulis dari Bnak Jateng. Namun demikian hingga saat ini jawaban tersebut belum diberikan oleh Bank Jateng.


Demikian penjelasan terbuka ini saya sampaikan kepada publik. Di depan Muspida yang dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Slawi, Kajari, Kabag Op Polres Tegal, beberapa waktu lalu, saya menyampaikan pilihan yang dilematis soal perlu tidaknya saya menyampaikan sikap saya terkait Jalingkos ini kepada publik. Satu sisi, sejauh ini saya memilih diam dan tak bereaksi dengan opini yang berkembang di media perihal proses hukum yang tengah saya jalani. Karena saya khawatir dianggap sedang melakukan pembelaan diri, ketika saya harus membuka masalah ini di ranah publik. Pada sisi lain, sikap diam ini justri membuat potensi prasangka dan salah paham kian menguat. Maka semoga penjelasan ini cukup memberikan gambaran mengenai Jalingkos. Selamat Hari Jadi ke-410, semangat hari esok lebih baik. Bangunlah jiwanya bangunlah raganya untuk Indonesia raya.


                                                                                                                     Bupati Tegal




            (Sumber Harian Radar Tegal Edisi Rabu 18 Mei 2011)


 

 

Berita Pilihan

KEMAH BAKTI PEMUDA DIHARAPKAN MELAHIRKAN PEMUDA YANG HANDAL DAN MENJADI SURITAULADAN BAGI LINGKUNGAN

SURADADI-Kemah Bakti Pemuda 2014 merupakan sebuah acara yang luar biasa yang menyatukan bakti-bakti tulus perwakilan pemuda dari 18 kecamatan se Kabupaten Tegal. Acara dengan tema "Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Kita Mantapkan Kemandirian, Kreativitas dan Kebangsaan Yang Berkarakter", berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai 15-17 Oktober 2014 di Rest Area Suradadi. Demikian Laporan Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Dikpora Kab Tegal Bambang Idayanto, SPd. MM.

Pemkab Tegal Droping Air Bersih Untuk Wilayah Krisis Air

SLAWI - Pemkab Tegal melalui Bagian Kesra mulai melakukan kegiatan sosial berupa Droping Air bersih bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tegal yang terlanda kekeringan atau krisis air bersih yang terjadi pada akhir-akhir ini. Kegiatan ditandai dengan pelepasan Truk Tangki Air secara simbolis oleh Bupati Tegal, Enthus Susmono, Selasa (7/10/2014) dari halaman Pemkab Tegal.

PERAYAAN IDUL ADHA 1435 HIJRIYAH DI KAB TEGAL BERLANSGUNG KHUSUK

SLAWI-Pada Perayaan Idul Adha 1435 Hijriyah berlangsung khusuk di Kabupaten Tegal. Pada kesempatan tersebut, Bupati Tegal Enthus Susmono yang didampingi Ibu Nurlaelah Enthus Susmono melaksanakan Sholat Idul Adha pada hari Minggu, 5 Oktober 2014 di Masjid Agung Slawi.

KA Tegal Bahari di Luncurkan

TEGAL - (4/10) PT.Kereta Api Indonesia Daops IV Kota Tegal, Meluncurkan Kereta Api Tegal Bahari jurusan Tegal-Gambir Jakarta PP dengan 4 gerbong kelas eksekutif dengan tarif Rp 230.000,- dan 3 gerbong kelas bisnis dengan tarif Rp 80.000,- dengan kapasitas jumlah penumpang 392 orang. Kereta Api Tegal Bahari jurusan Tegal-Gambir ini dalam sehari menempuh perjalanan dua kali pagi pukul 06.00 wib dan siang 16.300 wib, sementara dari Gambir-Tegal siang pukul 11.15 wib dan petang pukul 18.35 wib.

YAUMI BANYAK MANFAATNYA BAGI MASYARAKAT KABUPATEN TEGAL

Jatinegara-Saresehan antara ulama dan umaro Yayasan Amal Umat Islam (YAUMI) yang digagas oleh Almarhum Wienahto Bupati Tegal pada tanggal 22 Agustus 1988 harus ditindaklanjuti, karena eksistensinya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Disamping itu, dengan adanya forum seperti ini dapat mengakrabkan dan mempererat tali silatrurakhmi antara ulama dan umaro serta masyarakat Kabupaten Tegal. Demikian disampaikan Wakil Bupati Tegal Dra. Hj. Umi Azizah pada saresehan Yaumi ke 263 di Masjid Nurul Huda Desa Tamansari Kecamatan Jatinegara, kamis malam (2/10).  

Berita lain

Tanggal berita : 2014-02-25 15:16:48

SLAWI-Senin (24/02) di Pendopo Ki Gede Sebayu Slawi, Wakil Bupati Tegal Dra. Hj. Umi Azizah melantik 114 orang pejabat, yang terdiri dari Pejabat Eselon III sebanyak 45 orang dan Eselon IV sebanyak 69 orang.  

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-25 15:10:15

SLAWI-Jamaah Jantiko Mantab dan Dzikrul Ghofilin menggelar semaan Al-Quran di halaman Rumah Dinas Bupati Tegal jalan KH. Wahid Hasyim Slawi. Kegiatan berlangsung selepas shalat Subuh Minggu sampai malam. Puluhan jamaah mendengarkan bacaan-bacaan Al-Quran yang dilantukan para hafiz (penghafal Al-Quran) secara bergiliran. Al-Quran dibacakan tuntas 30 juz.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-25 15:07:28

SLAWI - Gelaran Pesta Siaga tingkat Kwartir Cabang Tegal siap digelar di lapangan Sekretariat Pemkab Tegal, Rabu (26/2) besok. Hal itu dilakukan guna menumbuhkembangkan bakat peserta didik dan juga menjaring barung putra dan putri tergiat tingkat Kabupaten yang akan maju pada ajang yang sama di tingkat Kwarda Jateng Wilayah Pekalongan 15 Maret mendatang.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-25 15:05:13

TALANG - Camat Talang , Drs. H. Imam Masykur MSi selaku Ketua Mabiran Gerakan Pramuka Talang melepas kontingen Pesta Siaga Kwarran Talang, Senin (24/2) di halaman Sanggar Pramuka setempat. Kontingen tersebut bakal berlaga di ajang Pesta Siaga di tingkat Kabupaten Tegal, Rabu (26/2).

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-25 15:00:33

SLAWI - Akibat guyuran hujan lebat pada Sabtu, 22 Februari 2014 mulai pukul 12.00 WIB hingga  malam hari, Desa Sidoharjo Kecamatan Suradadi dilanda banjir lagi. Hal itu akibat luapan air dari sungai cacaban sejak pukul 23.00 WIB  dengan ketinggian air mencapai 0,5 hingga 1 meter. Wilayah yang tergenang adalah di wilayah RW 5, 6 dan 7 sejumlah 6 RT.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-24 12:33:14

SLAWI- Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Tegal Bidang Aset menyelenggarakan acara Bimbingan Teknis Inventarisasi dan Pelaporan Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Kabupaten Tegal. Pelaksanaan Bimtek tersebut dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 18 s/d 20 Pebruari 2014 yang diikuti oleh 54 Kepala SKPD, 54 Kasubbag Umum SKPD dan 108 Petugas pengurus barang dan penyimpan barang dari setiap SKPD di Kabupaten Tegal.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-24 12:44:41

SLAWI-Usia dini merupakan periode sangat vital bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Pada umur 0-6 tahun itu, seluruh potensi anak berkembang sangat pesat, terutama kecerdasannya. Oleh karena itu, para pakar psikologi bersepakat menyebut periode usia dini sebagai golden age (usia emas). Begitu pentingnya periode usia emas ini, maka pemerintah, pendidik, orang tua, hingga masyarakat harus memperhatikan betul pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-24 10:37:35

BOJONG-Minggu Pahing 2 Februari 2014, Genap 48 Tahun Perguruan Trijaya berdiri. Untuk memperingati hari jadi yang ke 48 ini, telah diadakan Caosan selamatan yang pelaksanaanya selain di Pusat yaitu di Padepokan Argasonya Kota Tegal juga dilaksanakan di masing-masing Daerah antara lain di Daerah Padepokan, Tegal, Brebes, Pemalang, Purwodadi, Jakarta, Yogyakarta, Semarang dan Riau.

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-24 10:31:39

SLAWI - Mengambil momentum kelahiran bapak kepanduan dunia (the founding father) Baden Powel ke - 157 tahun 2014, bidang Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Abdimas dan Humas) dan Dewan Kerja Cabang (DKC) Penegak dan Pandega Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal menggandeng Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tegal menggelar aksi donor darah sukarela (Doras) di pendopo Sanggar Pramuka setempat, Sabtu (22/2).

Detail berita »

 

Tanggal berita : 2014-02-24 10:28:49

SLAWI - Anggota pramuka harus mampu mengikuti mainset seorang Baden Powell (BP) yang merupakan seorang Jendral yang peka terhadap lingkungan. Pramuka harus mampu berbuat sesuatu untuk kebaikan dilingkungan sekitarnya. Hal itu dikatakan Sekretaris Bidang Humas Abdimas, Teguh Herdi Sancoyo S.Pd MM saat Renungan menyambut hari Kelahiran Sang Bapak Pandu Dunia, Lord Baden Powell, Jum'at (21/2) malam di Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal.

Detail berita »

 

Harga Kebutuhan

Harga kebutuhan berdasarkan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tegal adalah :

Beras IR 64 ( kw premium ) : 8.500 / Kg
Beras IR 64 ( kw medium ) : 8.000 / Kg
Gula Pasir Kristal ( kw medium ) : 9.500 / Kg
Minyak Goreng (Bimoli Botol) 1 liter : 13.500 / Liter
Minyak Goreng Curah ( tanpa Merk ) : 16.000 / Kg

Daftar Harga lengkap...

Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tegal
Update : Kamis, 16 Oktober 2014