♣   Gabung dengan akun facebook, twitter, dan youtube kami : klik 'Link'.  ♣  
Demografi

Data jumlah penduduk Kabupaten Tegal selalu dinamis, karena banyak penduduk Kab.Tegal yang merantau (misalnya di Jakarta sebagai pengusaha warteg, pandai besi dll) akan tetapi mereka masih berdomisili di Kab.Tegal. Hal ini dapat kita lihat dari rekaman data penduduk Kab.Tegal. Tercatat sebelum sensus penduduk yaitu pada tahun 2009 dan 2011 yaitu 1.420.760 jiwa dan 1.400.256 jiwa, dan berdasarkan Sensus Penduduk pada tahun 2011 adalah sebanyak 1.392.260 orang (693.287 laki-laki dan 698.973 perempuan), sedangkan pada tahun 2012 naik menjadi 1.421.001 jiwa, dan pada tahun 2013 jumlah penduduk Kab.tegal menjadi 1.803.726 jiwa. Angka Kepadatan penduduk dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Kepadatan penduduk tersebut berturut-turut dari tahun 2009-2013 adalah sebagai berikut : 1.617 orang/km²; 1.587 orang/km²; 1.593 orang/km² ; 1.617 orang/km² dan 1.806 orang/km². Sementara itu, laju pertumbuhan alamiah penduduk tahun 2009-2013 adalah 0,07%.

Di bidang ketenagakerjaan, jumlah angkatan kerja Kabupaten Tegal terus mengalami kenaikan. Tercatat pada tahun 2009 berjumlah 725.461 orang, tahun 2010: 739.994 orang, tahun 2011: 988.871 orang, tahun 2012 1.008.845 orang, dan di tahun 2013 terdapat  1.008.971 orang. Mayoritas penduduk Kabupaten Tegal masih bekerja di sektor pertanian dalam arti luas. Berdasarkan data yang ada pada tahun 2012 sebanyak 140.420 orang (7,78%) yang menggeluti lapangan kerja di sektor pertanian. Jumlah penduduk yang memilih sektor pertanian sebagai lapangan kerjanya, selama 4 tahun terakhir ini cenderung mengalami penurunan seiring dengan semakin berkurangnya lahan pertanian karena beralih fungsi. Disinyalir mereka beralih profesi ke sektor perdagangan, industri dan sektor lainnya. Terbukti jumlah penduduk yang berprofesi di sektor perdagangan pada tahun 2012 sebanyak 160.441 orang (8,89%). Sektor lainnya yang cukup diminati masyarakat adalah sektor industri pengolahan, dan sektor jasa kemasyarakatan yang masing-masing ditekuni oleh 112.244 orang (6,22 %) dan 74.532 orang (4,13 %).

Disadari bahwa bidang ketenagakerjaan di Kabupaten Tegal masih menyisakan berbagai persoalan, diantaranya masalah pengangguran. Jumlah pengangguran selama kurun waktu tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi. Tercatat pada tahun 2009 terdapat 187.682 pengangguran, dan di tahun 2010 jumlahnya mengalami peningkatan menjadi 302.990 orang, sedangkan di tahun 2011 turun menjadi 187.686 orang. Dengan semakin meningkatnya jumlah angkatan kerja, Pemerintah Kabupaten Tegal terus mendorong terbukanya lapangan kerja dan investasi yang selama ini belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Upaya penempatan TKI di luar negeri pun dilakukan. Jumlah TKI selalu meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2009 terdapat 330 orang TKI. Di tahun 2010 naik menjadi 461, dan di tahun 2011 naik lagi menjadi 490 orang, sementara di tahun 2012 turun menjadi 472 orang.

Hal penting lainnya terkait dengan ketenagakerjaan adalah Upah Minimum Regional (UMR). Dari tahun ke tahun UMR di Kabupaten Tegal terus mengalami peningkatan (rata-rata per tahun sebesar 9%). Pada tahun 2009 UMR sebesar Rp. 640.000,- dan pada tahun 2010, 2011, 2012 naik menjadi Rp. 685.000,-; Rp 725.000,- dan Rp. 780.000,-.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukkan perkembangan yang positif dalam kurun waktu 3 tahun (2009-2012), tercatat pada tahun 2009 adalah 69,54 dan pada tahun 2009 terjadi peningkatan kembali hingga angka 70,08 dan IPM tahun 2011 adalah 70,59 serta tahun 2012 sebesar 71,09 dengan indikator penentu IPM yaitu angka melek huruf dari tahun 2009-2013 berturut-turut yaitu (89,09% ; 89,21% ; 89,26% ; 89,47% dan 95,68%). Keseriusan Pemerintah dalam meningkatkan pendidikan dasar dapat dilihat dari Angka Rata-rata Lama Sekolah dari tahun 2009-2013 menunjukkan tren yang positif, berturut-turut adalah (6,24 ; 6,42 ; 6,56 ; 6,60 ; dan 6,84 tahun). Sedangkan Angka Harapan Hidup juga menunjukkan tren positif tahun 2009 yaitu 68,49 tahun, di tahun 2011-2012 yaitu 68,79 tahun dan tahun 2013 naik menjadi 69,12 tahun. Sementara Indeks Daya Beli pada tahun 2009-2013  berturut-turut terdapat peningkatan yaitu : Rp. 634.240,- ; Rp. 637.090,- dan Rp 639.950,- (data 2012 dan 2013 belum ada).

 

Sumber : Sistem Informasi Profil Daerah (SIPD) Kab. Tegal Tahun 2013 (Cetak Th 2014)

Harga Kebutuhan

Harga kebutuhan berdasarkan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tegal adalah :

Beras IR 64 ( kw premium ) : 9.500 / Kg
Beras IR 64 ( kw medium ) : 9.000 / Kg
Gula Pasir Kristal ( kw medium ) : 9.000 / Kg
Minyak Goreng (Bimoli Botol) 1 liter : 14.500 / Liter
Minyak Goreng Curah ( tanpa Merk ) : 15.500 / Kg

Daftar Harga lengkap...

Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tegal
Update : Kamsi, 18 Desember 2014