♣   Gabung dengan akun facebook, twitter, dan youtube kami : klik 'Link'.  ♣  
Kesejahteraan Sosial

Persoalan besar bagi semua daerah adalah menurunkan angka kemiskinan. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tegal dalam kurun waktu 4 tahun (2009-2012) menunjukkan tren positif/menurun, tercatat pada tahun 2010 sebanyak 189.687 jiwa ((13,98 %), tahun 2011 kembali turun hingga angka 182.542 jiwa (13,11%), kemudian tahun 2012 turun lagi menjadi 161.116 jiwa (7,31%). Batasan/garis keluarga/seseorang (garis kemiskinan) disebut miskin di wilayah Pedesaan pada tahun 2009 adalah Rp. 187.048,- tahun 2011 naik menjadi Rp. 204.093,- dan pada tahun 2012 kembali naik menjadi Rp. 222.700,-. Sebagai wujud upaya penanganan masalah kemiskinan dengan digulirkannya program Raskin, dimana jumlah kuota penerima Raskin Kab.Tegal adalah sebanyak 161.116 orang.

Sebagai gambaran dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial perlu adanya rekam data jumlah penduduk rawan sosial dan sarana (seperti : anak jalanan, penderita sakit jiwa, gepeng, pekerja seks komersial, penderita HIV/AIDS, penderita narkoba, fakir miskin, balita terlantar, anak terlantar dan lain-lain). Jumlah penduduk rawan sosial dan sarana cenderung naik dari tahun ke tahun. Di tahun 2009 sebanyak 105.154 jiwa, tahun 2010 naik menjadi 105.359 jiwa, tahun 2011 naik lagi menjadi 105.793 jiwa, tahun 2012 turun menjadi 94.556 jiwa dan tahun 2013 melonjak menjadi 103.932 jiwa. Masalah Sosial yang perlu memperoleh perhatian, yaitu banyaknya jumlah anak jalanan, meningkatnya jumlah  pekerja seks komersial, dan bertambahnya penderita  narkoba. Pada tahun 2009-2013 jumlah anak jalanan berturut-turut adalah: 772 anak; 763 anak; 780 anak; 63 anak dan 107 anak. Penderita narkoba di Kab.Tegal dilihat dari data sangatlah mengkhawatirkan. Dapat menunjukkan sebagai berikut: pada tahun 2009 sebanyak 148 orang; tahun 2010 sebanyak 148 orang, tahun 2011 meningkat tajam menjadi 423 orang, dan di tahun 2012 meningkat lagi menjadi 431 orang. Hal tersebut juga terjadi pada jumlah pekerja seks komersial (PSK), yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Tercatat dari tahun 2009-2013 jumlahnya meningkat, dari 456 orang menjadi 462, 472 dan 498 orang. Banyaknya jumlah PSK tersebut berbanding lurus dengan besaran jumlah penderita HIV/AIDS, sebagaimana tercatat dalam data 2009-2013 yaitu: 150 orang (2009-2010); 152 orang (2011); dan 118 orang (2012). Sebagai upaya dalam penanganan masalah sosial tersebut, Pemerintah Daerah bekerja sama dengan masyarakat (lembaga sosial kemasyarakatan) berusaha memfasilitasi prasarana berupa panti asuhan, tercatat jumlah panti asuhan tahun 2009 adalah 18 unit dengan kapasitas penghuni sampai dengan 455 jiwa, hingga tahun 2013 menjadi 20 unit dengan jumlah penghuni sebanyak 652 jiwa.

 

Sumber : Sistem Informasi Profil Daerah (SIPD) Kabupaten Tegal Tahun 2013 (Cetak Th 2014)

Harga Kebutuhan

Harga kebutuhan berdasarkan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tegal adalah :

Beras IR 64 ( kw premium ) : 7.500 / Kg
Beras IR 64 ( kw medium ) : 7.300 / Kg
Gula Pasir Kristal ( kw medium ) : 9.500 / Kg
Minyak Goreng (Bimoli Botol) 1 liter : 13.500 / Liter
Minyak Goreng Curah ( tanpa Merk ) : 16.500 / Kg

Daftar Harga lengkap...

Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tegal
Update : Kamis, 10 April 2014